Selama ribuan tahun, peradaban manusia berkembang dalam kondisi Bumi yang relatif stabil. Suhu, air, tanah, laut, atmosfer, dan ekosistem bekerja sebagai sistem yang saling berhubungan.
Sekarang manusia sedang mengubah sebagian sistem tersebut dalam skala planet.
Pemanasan global meningkatkan risiko terhadap kesehatan, pangan, air, ekosistem, dan kehidupan masyarakat. IPCC menyimpulkan bahwa risiko terhadap sistem alam maupun manusia meningkat pada setiap tambahan pemanasan, dan beberapa risiko menjadi semakin sulit ditangani ketika suhu terus meningkat. IPCC
Namun “tak layak huni” tidak berarti seluruh permukaan Bumi menjadi tidak mungkin ditempati.
Yang lebih mungkin adalah habitability menjadi semakin tidak merata: tempat tertentu menghadapi panas yang lebih berbahaya, wilayah pesisir menghadapi kenaikan muka laut, daerah lain mengalami tekanan air atau pangan, sementara kemampuan manusia beradaptasi sangat berbeda antarwilayah.
Karena itu, memahami bagaimana Bumi dapat menjadi semakin sulit dihuni sebenarnya membantu kita memahami sesuatu yang lebih mendasar:
mengapa Bumi selama ini bisa menjadi rumah bagi manusia.

