Teknologi

Apa Itu LLM?

Teknologi·Kecerdasan Buatan
apa-itu-llm

Large Language Model (LLM) adalah jenis model AI yang dirancang untuk memproses dan menghasilkan bahasa.

LLM belajar dari data teks dalam skala besar. Selama training, model mempelajari pola tentang bagaimana bagian-bagian bahasa saling berhubungan dalam berbagai konteks.

Teks yang diproses model terlebih dahulu direpresentasikan sebagai unit yang disebut token.

Token tidak selalu sama dengan satu kata. Sebuah token dapat berupa sebuah kata, bagian dari kata, tanda baca, atau unit lain tergantung sistem tokenisasi yang digunakan.

Misalnya, ketika kita memberikan prompt:

“Ibu kota Indonesia adalah …”

model menggunakan konteks tersebut untuk memperkirakan token yang kemungkinan sesuai berikutnya.

Setelah sebuah token dihasilkan, proses tersebut diulang:

Konteks → prediksi token → tambahkan token → prediksi lagi → ulangi.

Dari proses berulang inilah sebuah jawaban dapat terbentuk.

LLM modern biasanya menggunakan arsitektur neural network yang disebut Transformer. Salah satu komponen pentingnya adalah mekanisme attention, yang membantu model mempertimbangkan hubungan antara bagian-bagian informasi dalam konteks yang sedang diproses.

Ketika model, data, komputasi, training, dan teknik penyelarasan berkembang, muncul kemampuan yang jauh lebih luas daripada sekadar menyelesaikan kalimat.

LLM dapat membantu:

Tetapi ada batas penting.

LLM menghasilkan respons berdasarkan pola dan konteks. Ia tidak otomatis memeriksa apakah setiap pernyataan yang dihasilkannya benar di dunia nyata.

Karena itu, keluaran yang terdengar sangat meyakinkan tetap perlu diverifikasi ketika akurasi faktual penting.

Konteks

Kenapa ini penting?

LLM telah menjadi salah satu teknologi penting di balik banyak aplikasi AI generatif yang digunakan untuk menulis, mencari informasi, membuat kode, menganalisis dokumen, belajar, dan bekerja.

Memahami prinsip dasarnya membantu kita menggunakan teknologi tersebut dengan lebih tepat.

Ketika kita tahu bahwa LLM membangun jawaban melalui pemrosesan konteks dan prediksi token, kita menjadi lebih berhati-hati untuk tidak menyamakan bahasa yang lancar dengan kebenaran.

Kita juga dapat membedakan model AI dari mesin pencari, database, dan produk AI lengkap yang menggunakan berbagai sumber serta tools.

Pertanyaan berikutnya kemudian menjadi sangat penting:

Jika LLM dapat menghasilkan jawaban yang begitu meyakinkan, mengapa ia terkadang justru mengarang sesuatu yang tidak benar?

Related Knowledge

Lanjutkan dari konteks yang sama

Bagikan

Bagikan Lite ini

Jika bermanfaat, teruskan pengetahuan ini tanpa mengganggu pengalaman membaca.

Lanjut memahami

Jelajahi pengetahuan berikutnya.

Temukan Lite lain dan lanjutkan rasa ingin tahu tanpa kehilangan konteks.

Buka Pustaka →